Jumat, 13 Oktober 2017

Belajar Tenun di Desa Wisata Gamplong

                
               

 Artikel oleh : Suzash Gribisy      

               Yogyakarta memang banyak terdapat destinasi-destinasi wisata yang bisa membuat kita jatuh cinta. Banyak wisatawan yang berasal dari dalam maupun luar negeri tertarik untuk datang lagi ke Yogyakarta. Jika kamu termasuk yang sudah mengunjungi berbagai macam jenis destinasi di Yogyakarta dan ingin mengunjungi tempat wisata yang unik dan menarik, kamu bisa datang dan berkunjung ke Desa Wisata Gamplong. Sesuai namanya, Desa ini terletak di Padukuhan Gamplong, Desa Sumber Rahayu, Kecamatan Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Apa saja yang unik dari desa wisata ini? Kita simak sama-sama, yuk!


Bakat dan Kerajinan Tenun yang Turun Temurun
                Desa Gamplong sudah mewarisi kerajinan tenun dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) sejak tahun 1950. Sudah lamaaaa sekali, ya. Pada masa itu, kerajinan yang dihasilkan adalah stagen, serbet, dan sapu tangan. Karena hasil tenunnya yang bagus, permintaan pasar akan hasil tenun itu semakin meningkat, guys. Dengan latar belakang tersebut, dibentuklah unit-unit usaha pada tahun 1970-an. Sedihnya, ketika krisis moneter sempat melanda negara ini, usaha ini sempat macet dan tidak berproduksi karena bahan baku yang menjadi semakin mahal.
Namun pada tahun 1998, usaha tenun mulai bangkit lagi dengan datangnya permintaan  untuk mengolah serat alam. Permintaan tersebut disanggupi dan dikerjakan oleh salah satu keluarga penenun di Desa Gamplong. Produk itu ternyata digemari dan berkembang pesat. Singkat cerita, karena pesatnya perkembangan produk tenun tersebut, banyak sekali warga Desa Gamplong yang mendirikan toko  kerajinan tenun. Produk yang dihasilkan pun beragam, mulai dari gorden, tatakan gelas, taplak meja, tas, serta dompet. Kemudian, desa tersebut menjadi sentra kerajinan tenun di Yogyakarta.


Belajar Menenun dan Merajut dari Ahlinya
                Desa Wisata ‘Tenun’ Gamplong ini menyediakan berbagai fasilitas paket belajar kerajinan sesuai dengan kelas atau umur wisatawan. Desa wisata ini juga menyediakan fasilitas untuk belajar kerajinan tenun. Selain itu, terdapat juga paket belajar selain tenun, seperti kerajinan pasir laut, mengepang mending, merajut, hingga kerajinan yang berbahan serat alam atau enceng gondok andalan mereka. Pengunjung dapat belajar dan menikmati proses pembuatan kain tenun dan didampingi langsung oleh ibu-ibu pengrajin tenun. Kamu bisa belajar dari awal, mulai dari pewarnaan, memasukkan benang ke alat tenun, proses menenun, hingga penyelesaiannya.  Jangan khawatir karyamu tidak bagus, guys. Setiap karya dari masing-masing tangan menghasilkan keunikan dan ciri khasnya masing-masing. Desa wisata ini kemudian menyediakan sebuah galeri untuk memajang hasil karya para pengrajin, termasuk hasil karya pengunjung. Amazing ya!

Baca juga : Menjelajahi Tempat Bersejarah di Kotagede Yogyakarta

Dapatkan Kain Tenun Terindah dengan Harga Terjangkau
Selain dapat belajar menenun, kamu juga bisa membawa pulang kain tenun yang indah dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan harga kain tenun di pasaran! Menarik sekali ya. Di desa ini, pengunjung dapat berbelanja dan mengoleksi kain tenun sepuas hati karena tentu harga di desa ini lebih terjangkau. Selain itu, pengunjung juga bisa memesan kain tenun dengan nama spesial sesuai dengan permintaan.

Abadikan Momenmu!
Kamu tentu dapat mengambil gambar dan jepretan untuk mengabadikan kunjunganmu di Desa Wisata ini. Jangan lewatkan setiap sudut desa ini karena setiap sudutnya menarik. Agar kamu bisa berkeliling dengan puas, pihak desa menyediakan transportasi kereta mini yang dapat menampung sekitar 32 penumpang. Dengan kereta mini ini, kamu dapat berkeliling desa wisata dan mengunjungi toko-toko kerajinan tenun yang ada.


Menarik sekali, bukan? Berwisata sambil menambah skill, mengapa tidak? Yuk, catat Desa Wisata Gamplong sebagai destinasi wisata yang harus kamu kunjungi selanjutnya!

Baca juga : Selangkah Lebih Dekat dengan Museum Kita: Museum Wayang Kekayon
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner