Selasa, 10 Oktober 2017

Selangkah Lebih Dekat dengan Museum Kita: Museum Wayang Kekayon





Artikel oleh : Suzash Gribisy

Jika kita berada di Jogja dan kebetulan melintasi Jalan Raya Jogja-Wonosari, kita akan menjumpai sebuah destinasi museum yang masih sedikit sekali dijamah oleh anak muda Jogja, yaitu Museum Wayang Kekayon. Apa itu Museum Wayang Kekayon? Apa saja koleksi yang ada di dalamnya? Kapan kita dapat mengunjunginya? Mari selangkah lebih dekat dengan museum kita!

Keistimewaan Museum Kekayon
                Museum Wayang Kekayon merupakan museum yang mengedukasi wisatawan tentang kebudayaan Jawa melalui wayang. Ketika masuk ke lokasi museum, wisatawan akan disambut kicauan-kicauan burung dan udara yang sangat sejuk. Selanjutnya, akan ada petugas museum yang dengan senang hati menjelaskan dan memberikan informasi mengenai asal-usul wayang dan berbagai macam jenisnya. Museum yang dulunya didirikan oleh Profesor Soedjono Prawirohadikusumo pada tahun 1987 ini menyimpan sejumlah koleksi berharga di dunia perwayangan. Beliau adalah seorang pemerhati dunia perwayangan dan koleksinya dipajang untuk dapat dilihat serta dipelajari oleh masyarakat umum.
                Museum ini masih menyimpan lengkap lho, koleksi wayangnya dan tidak kalah dengan koleksi museum wayang yang ada di Jakarta. Koleksi museum ini meliputi Wayang Purwa, Wayang Madya, Wayang Thengul, Wayang Klithik, Wayang Beber, Wayang Suluh, dan juga Wayang Gedhok. Jika ditotal, museum ini menyimpan kurang lebih 5.465 buah wayang dari 25 jenis, baik dari dalam mau pun luar negri. Banyak cerita yang akan kita dapat dengan melihat-lihat koleksi wayang di museum ini, guys! Kita akan tahu cerita-cerita Mahabarata dan Ramayana hingga cerita perjalanan kerajaan-kerajaan kuno yang diceritakan melalui berbagai macam bentuk dan karakter tokoh wayang. Seru kan? Kamu jadinya nggak hanya tahu cerita Mahabarata lewat serial India favorit ibu-ibu di tv aja, bro!
 

Selain masih menyimpan berbagai koleksi wayang, Museum Wayang Kekayon juga menyimpan replika bangunan yang menggambarkan sejarah Indonesia mulai dari zaman purba hingga zaman kemerdekaan. Pokoknya, begitu pulang dari sini, dijamin pengetahuan dan wawasanmu semakin bertambah. Museum ini dibuka setiap hari Senin sampai Jumat pukul 08.00—14.00 WIB. Jika kamu ingin ke sana hari Sabtu, jangan khawatir, museum ini tetap buka dari pukul 08.00—12.00.

Bagaimana? Masih enggan mengunjungi museum? Padahal di dalam museum banyak wawasan dan pengetahuan yang baik untuk konsumsi anak muda, biar lebih keren. Akan lebih baik jika anak muda Indonesia mengonsumsi tiket masuk museum dan menelan wawasan banyak-banyak tentang sejarah daripada mengonsumsi micin dan berita hoax. Iya nggak? Yuk, sama-sama kita cintai dan kunjungi museum kita!
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner