Minggu, 04 Maret 2018

Bakmi Jawa Pak Man Wonosari : Yang Sederhana Tak Kan Terlupa



Oleh : Fitria Yusrifa

Sebuah warung makan bergaya Joglo dengan dominasi warna hijau berdiri di tepi ruas jalan Jogja-Wonosari, tepat di depan SMA Negeri 2 Playen, Wonosari. Beberapa bangku panjang bercat coklat lengkap sepasang dengan meja saji menjadi penyambut kedatangan para pengunjung. Dua buah gerobak makanan diletakkan di antara bangku dan meja yang tertata rapi. Hitam wajan penggorengan yang berpadu dengan percikan bara api pada tungku membuat suasana terasa syahdu. Terlebih, dinginnya angin Wonosari malam itu perlahan menggelitik kulit. Beberapa potret abdi dalem Keraton Yogyakarta terpajang di bilik-bilik warung, membuat atmosfer handayani kental terasa di warung Bakmi Jawa Pak Man ini.

Aroma bumbu dan rempah yang dihaluskan mulai tercium dan membubung di antara celah-celah warung joglo. Pada saat bersamaan, terdengar suara sreng sreng pada wajan penggorengan yang riuh di telinga. Bubuk penyedap disendokkan sedikit demi sedikit, setelah bakmi jawa yang berwarna kuning itu masuk ke dalam wajan. Tak lupa, irisan tomat dan taburan bawang merah goreng turut mempercantik bakmi jawa hasil karya Pak Man itu. Bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian selain Bakmi Godhog atau Bakmi Rebus, Pak Man juga menyediakan menu lain, seperti Nasi Goreng, Magelangan, Cap Jay, dan Bakmi Goreng. Semua sajian tradisional ini dipatok dengan harga yang cukup terjangkau, berkisar antara Rp.3.000,00 hingga Rp.15.000,00. Apabila suwiran ayam dan tetelan dari Bakmi Jawa dirasa kurang banyak, pengunjung juga bisa menikmati sate jeroan dan aneka kerupuk yang juga tersaji di meja makan. Yang pasti, warung Bakmi Jawa Pak Man sangat direkomendasikan bagi semua pecinta kuliner yang berkunjung ke Wonosari, Gunung Kidul.

Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan oleh para wisatawan yang ingin mampir ke warung makan ini. Mengenal Jogja tak lengkap rasanya tanpa mencicipi minuman tradisionalnya yang terkemuka, Wedang Ronde. Minuman yang terbuat dari jahe dan dilengkapi berbagai macam ubo rampe, seperti kolang-kaling, potongan roti tawar, kacang sangrai, dan ronde (bola-bola kenyal berisi gula aren) ini, juga disediakan di Warung Bakmi Jawa Pak Man Wonosari. Dinginnya udara Wonosari tentu bisa diredam dengan kehangatan jahe dari Wedang Ronde Pak Man ini. Selain kehangatan yang ditawarkan, Wedang Ronde ini punya cita rasa yang ramah di lidah alias tidak terlalu pedas. Sehingga, tetap sesuai dengan wisatawan yang tidak begitu menyukai sajian kuliner dengan karakter rasa pedas yang kuat atau nyegrak.


Bagi para travelers yang ingin mengadopsi nuansa Jogja yang syahdu dan ngangenin a la Bakmi Jawa dan Wedang Ronde Pak Man, Travel Mates siap sedia menemani anda untuk berlibut di Jogja! Aneka kuliner yang ramah di lidah dan kantong ini rasanya sulit dielakkan dari daftar kunjungan bersama Travel Mates. Nah, bagaimana? Siap menikmati sajian hangat dan lezat khas Bakmi Jawa Pak Man? Travel Mates akan dengan senang hati mengajakmu menjelajah dan berkuliner ria di Jogja. Kalau bukan Travel Mates, siapa lagi yang nemenin kamu jalan-jalan asyik di Jogja?   

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner