Sabtu, 31 Maret 2018

Pesona Situs Warungboto, Tempat Pelepas Penat Di Masanya

Salah satu sudut Situs Warungboto, bangunannya mirip Tamansari (TM-red).
        Oleh : KataKimi

Matahari bergerak meninggi. Ruas sinarnya jatuh di pelataran sebuah kompleks bangunan dengan satu warna dominan, cokelat muda. Beberapa pohon berdiri di sekitarnya, memberi kesan rindang meski berada di kawasan terbuka. Lalu lalang kendaraan dan hiruk pikuk kota Yogyakarta masih terasa saat memasuki lorong-lorong bangunan yang tengah dipugar ini. Ada banyak tangga yang tersaji, memberi kesan pada pengunjung bahwa mereka tengah berada di sebuah labirin raksasa. Plang penunjuk lokasi memang tidak tersedia, namun dari sebuah papan nama yang berada tak jauh dari halaman parkir, pengunjung dapat memperoleh informasi bahwa tempat wisata ini bernama Situs Warungboto.

Menurut catatan dari pihak Kraton Yogyakarta, situs Warungboto merupakan pesanggrahan atau tempat peristirahatan keluarga kerajaan yang mulai dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Pembangunan situs yang terletak di Kelurahan Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta ini diteruskan oleh Sultan Hamengkubuwono II (1877), setelah masa pemerintahan HB I berakhir. Pesanggrahan ini dahulunya adalah sebuah pemandian. Hal ini diperkuat dengan keberadaan umbul atau sumber mata air. Namun sayang, situs ini sempat tidak terurus dan rapuh dimakan usia. Selain itu, karena letaknya yang jauh dari keraton, tidak banyak orang yang tahu keberadaan situs ini. Beberapa bangunannya pun ditumbuhi lumut dan keropos, sehingga tidak digunakan dalam kurun waktu puluhan tahun lamanya. Beruntung, pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta memugar bangunan ini di tahun 2016 dan membukanya sebagai kawasan wisata bagi masyarakat umum.

 Warungboto yang cantik.
Situs Warungboto tersusun dari batu bata. Hal ini juga diterangkan melalui namanya, warungboto. Kompleks pesanggrahan ini terdiri dari pagar yang dibuat mengelilingi kompleks peristirahatan dan bangunan pesanggrahan, seperti kolam, taman, segaran dan kebun. Ada dua bagian pesanggrahan, yakni sisi barat dan timur. Bangunan sisi barat merupakan kompleks bangunan berkamar dengan halaman berteras dan kolam pemandian yang airnya berasal dari mata air atau umbul. Wisatawan dapat memasuki situs dari pintu sebelah timur dan melewati belasan anak tangga yang akan menuntun pengunjung ke bagian yang lebih tinggi. Mengunjungi situs ini membawa kesan tersendiri bagi wisatawan, terutama bagi yang menyukai kegiatan berfoto. Meski semua bangunan dicat cokelat muda, pesona situs ini tidak terkesan monoton dan membosankan.

Tepat di bangunan sebelah barat terdapat sebuah kolam berbentuk lingkaran dengan diameter 4,5 meter dan bagian tengahnya memiliki sumber air atau umbul. Sementara kolam kedua berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi 10 meter X 4 meter. Kedua kolam tersebut saling terhubung dan memberi kesan harmonisitas yang sempurna. Lokasi ini yang sering digunakan oleh para pengunjung untuk mengabadikan momen, karena bentuknya yang unik dan Instagramable. Nah, melihat semua keunikan yang disajikan Situs Warungboto, kamu tentu tertarik bukan untuk berkunjung ke sana? Travel Mates akan menjadi teman perjalananmu yang tepat ke situs ini! Plesir yang berkesan dan cerita liburan yang super asyik mengunjungi wisata anti-mainstream hanya bersama Travel Mates.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner